ah bisa dibilang part ini seru, tapi kok gua kurang suka yah?
selamat membaca :)
Part 3
(Hea)
Okay great! Gula ku habis! Aish, udah mau pergi ke tempatnya Mr. Lee lagi! Argh gimana nih? Masa aku harus beli sih? Supermarketnya kan jauh. Oh my! Haduh gimana yah? Ah aku minta ke tempatnya E-teuk sshi aja deh. Aku telefon dulu deh.
“hallo, annyongseo. E-teuk sshi ada?”
“hm, ini siapa? E-teuk hyung sedang pergi, yang lainnya juga. Hanya ada aku saja” sepertinya yang menjawab telefonku ini adalah Yesung sshi
“hm, ini aku Hea. Ini Yesung sshi ya?”
(Yesung)
“ah ya, ini aku Yesung. Ada ap apa ya, Hea?” astaga kenapa aku jadi ga bisa bicara gini sih?
“ hm aku mau minta gula Yesung sshi, gula ku habis. Aku tidak ada waktu untuk membeli gula sekarang. Boleh tidak?”
“aish, yaya.jangan panggil aku Yesung sshi, just call me oppa.” Astaga astaga, Hea mau datang gawat gawat.
“gya? Aku belum terlalu dekat dengan kalian, jadi aku harus hormat dengan kalian kan? Oh ya kalau aku tidak boleh datang juga tidak apa apa kok.”
“an an aniyo, datang saja Hea. Hm kalau itu maumu, silakan saja. Haha”
“hm, gomawo Yesung sshi.”
“hm” astaga! Aku benar benar tidak bisa berbicara dengan baik saat berbicara dengan Hea. Aish, dia kan mau datang, aku harus menyiapkan gula yang dia inginkan dulu. Argh, mikir apa sih kamu, Kim Joong Woon. Aish.
(Hea)
Aih, kenapa E-teuk sshi tidak ada sih? Bagus banget deh bener bener. Paling ga kan ada Heechul sshi. Aah. Lama banget lagi nih ga dibuka bukain pintu. Ah bel sekali lagi deh.
“ya! Tunggu” hm, itu pasti Yesung sshi. “Tunggu sebentar, Hea!” sebentar palelu sebentar, aku udah jamuran nih ssss. Aah akhirnya dibukain juga pintunya. “Hei, Hea. Silakan masuk”. Haduh, kok aku jadi deg degan gini ya?
“hm, gomawo Yesung sshi”
“oppa”
“hm, okay, Yesung oppa”
“silakan duduk, Hea. Aku ambilkan gulanya dulu”
“hm”, ternyata rumahnya Super Junior ga ada bedanya sama rumahku. Hehe.
(tidak lama kemudian Yesung muncul dengan membawa toples gula)
“Hea, ini gulanya”
“ohya, hamsanida” aku ambil banyakan ah, lumayan buat persediaan haha
“udah?”
“hm, ya. Gomawo Yesung ss”
“oppa”
“ya, Yesung oppa”
(Yesung oppa kemudian kembali lagi ke dapur untuk menaruh toples gula kembali)
Okay, I’ve took sugar and now I must go back to my flat. Wah Yesung oppa udah kembali.
“Yesung oppa, gomawo”
“you’re welcome, Hea”
Yah di saat aku berdiri, tanganku menyenggol sesuatu. Okay vas dibelakangku jatuh karena kebodohanku untuk menyenggolnya. PRAAAANG. Shit
“ah mianhe oppa”
“iya gapapa, Hea” astaga aku langsung ngambil pecahan pecahan vas itu, begitu juga Yesung oppa. Dan dengan kebodohan ku lagi, tanganku berdarah karena mengambil salah satu pecahan vas itu.
“AWWWW!!!”
“aish Hea, tanganmu berdarah”
“gya? Tidak apa apa Yesung oppa, nanti juga baikkan”, padahal sebenernya sakit banget huuuh. “Eh eh,” Yesung oppa langsung menarik tanganku dan mengisap darah yang menetes keluar dari jariku yang terluka karena pecahan vas tadi.
Oh my, muka ku langsung memerah, dan tadaaaa terjadilah awkward situation between us.
“hm, hm, gomawo Yesung oppa” mukaku langsung menjadi lebih kayak udang rebus lagi. Oh my!
“you’re welcome, Hea”
Setelah itu Yesung oppa dan aku menyapu pecahan vas tadi.
(Yesung)
Aish, apa apaan aku ini, lancang sekali perbuatanku tadi. Babo! Babo! Argh!!
“mianhe, Hea”
“hh? Mianhe? Untuk apa oppa?
“aku sudah lancang kepadamu, karena melakukan hal tadi”
“aih, take it easy Yesung oppa. Malah aku sangat berterima kasih padamu”
“kamu tidak marah?”
“nope”, aish cantik sekali dia, sudah cantik senyumnya juga sangat manis. Aish, what are you thinking about? Stop stop thinking about her, Kim Joong Woon!
(Hea)
“hm, Yesung oppa. Apa ada yang salah denganku?”, kok dia ngeliatin aku sambil senyum senyum gitu sih? Oh my! Makin merah aja nih muka aku, gara gara senyum mautnya dia. Huuh
“oh hah? Eh? An an aniyo, aku hanya lucu saja saat melihatmu sedang malu. Kamu makin cantik saat malu” haaah? Aku dibilang cantik, Thanks God. Tapi masa pas malu sih? Bodo lah haha
“hm, oppa. Aku pulang yah? Gomawo ya.”
“oh iya Hea”
Pamitan pamitan, di saat pamitan inilah, aku melakukan kebodohan ketigaku dengan terpleset di tempat ku berdiri saat hendak berjalan.
“Gyaaaaa!!!!”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar